Wednesday, September 26, 2018

Khanza Nazafarin Ray ...

ngantuk kanak'... tedung napah ... nyudut mulu kerjaannya, merna dia yang baru saja mengalami tragedi sabun cair ... , kini malah asyikk di depan laptopnya 
 merna itu ialah sahabatku yang suka ngegas kalu ngomong ... mukanya cantik kaya chino penjual kulkas..  :D .. kasian dia, tadi siang dia teriak kearah ku 
 "cunenng.... sabunku raib!!!"
 ,"ko bisa mer?"
nyesek melihat nasibnya saat itu, kasiann merna.. hikhik , aq liat air matanya mau keluar.. sepertinya mau nangis tapi malu.. 
saat itu dia berjanji kalau dia bakal mengobrak-ngabrik barang"si pencuri sabunnya itu didepan mukanya.. weehhh sadisnya si merna tuh , tapi tenang mer .. aq bakal ikut menyelesaikan misimu.. 

#peace

Thursday, September 20, 2018

 Judul  Buku          : Modernisasi Kurikulum Pesantren
No. ISBN               : 978-602-7696-43-3
Penulis                   : Mohammad Takdir
Ukuran/Halaman : 14x20 cm/324
Edisi Cetakan       : 1,  Mei 2018
Penerbit                : IRCiSoD
Tahun Terbit        : 2018
Resensetor            : Sri Wardah Sakinatul Hijaz





Dengan memanjatkan rasa syukur kepada Allah SWT atas segala rahmat dan hidayahnya, akhirnya peresensi berhasil menyelesaikan resensi sebuah buku yang berjudul “MODERNISASI KURIKULUM PESANTREN ”
Buku modernisasi Kurikulum Pesantren ini hadir agar peresensi dan pembaca mengetahui secara mendalam tentang kurikulum pesantren yang telah mulai mengalami perubahan seiring mengikuti jaman yang modern ini serta tuntutan pembaruan kurikulum pesantren dalam memberikan konstribusi untuk kemajuan dunia pendidikan pesantren dan umat islam diseluruh Nusantara supaya selalu mengetahui perkembangan sistem pendidikan di pesantren, dan signifikansi pembaruan pendidikan pesantren yang menjadi titik terang peradaban umat pada masa mendatang. Sering kali pesantren dipandang sebagai lembaga konservatif dan tradisional, namun sampai saat ini, pesantren diakui sebagai lembaga pendidikan alternatif dalam kehidupan masyarakat Indonesia.
Mohammad Takdir lahir pada tanggal 17 September 1986 di Kabupaten Pamekasan, Madura. Beliau kini menjadi dosen Ilmu Tasawuf dan Psikoterapi , Fakultas Ushuluddin, Institut Ilmu Keislaman Annuqoyah (INSTIKA), Guluk-Guluk, Sumenep, Madura (2015-sekarang). Beberapa artikelnya pernah dimuat di koran lokal dan nasional, juga karya-karya Takdir juga diterbitkan di beberapa jurnal. Selain menulis di koran, Takdir juga telah menghasilkan puluhan buku diantanya Politisasi Agama dan Kekuasaan (Antologi bersama, Obsesi Press, Maret 2008); Belantara Filsafat dan Diaspora Menuju Tuhan (Antologi Bersama, Teras, Mei 2009); Gelegar Sumpah Gajah Mada Proklamator Nusantara (Garailmu, 2009), dll.
Pada buku Modernisasi Kurikulum Pesantren, pengarang memberikan solusi, arahan dan pengetahuan tentang ruang lingkup pesantren yang sesuai dengan zaman kini. Berbagai informasi yang diutarakan dalam buku ini, membuat para pembaca faham dan mengerti kurikulum moderen di Pesantren.
Materi-materi yang disajikan dalam buku ini sangat menarik dan memang merupakan hal-hal yang mesti diketahui masyarakat yang hidup disekitar pesantren, membuat para pembaca bisa dengan mudah memahami dan mencerna materi demi materi yang disajikan penulis. Dilihat dari isinya bab-bab yang disajikan seperti:
1.      Mengapa Pesantren Ada di Nusantara?
Arifin dalam bukunya Kapita Selekta Pendidikan  menyatakan bahwa setidaknya terdapat empat tujuan penting berdirinya pendidikan pesantren, yaitu:
a.       Untuk membimbing manusia agar mampu menjadi kholifah di muka bumi ini sehingga tugas dan tanggung jawabnya sesuai dengan fitrah manusia itu sendiri.
b.      Mencetak generasi yang memiliki kepribadian dan budi pekerti yang baik.
c.       Membimbing dan membina potensi akal, jiwa dan jasmani manusia agar senantiasa dekat denga Allah SWT.
d.      Membimbing santri untuk menjadi pribadi muslim yang ahli agama dan mampu mengamalkannya untuk masyarakat luas.
2.      Tantangan Pesantren dalam Menghadapi Globalisai
Bagian dari pengaruh globalisasi yang menawarkan kebebasan dan kemewahan dalam segala aspek kehidupan ialah kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi. Dengan demikian dikhawatirkan terhadap menurunnya semangat santri dalam mempertahankan nilai-nilai dan tradisi pesantren. Jika pesantren tidak memiliki tameng yang kuat dalam membendung pengaruh negatif globalisasi, bukan tidak mungkin kebudayaan populer akan meruntuhkan nilai dan tradisi pesantren.
3.      Tantangan Modernisasi Pendidikan Pesantren
Tantangan besar bagi pondok pesantren di Indonesia ialah perannya dalam mengelola santri yang memiliki kompetensi intelektual dan spiritual yang seimbang. Tentu saja santri masa depan perlu memiliki keterampilan yang terpadu antara khazanah keilmuan modern dan khazanah islam yang berbudaya lokal. Sementara, kondisi objektif pendidika Indonesia tak ubahnya potret dualisme pendidikan antara pendidikan tradisional dan pendidikan modern.
4.      Model Modernisasi Kurikulum Pendidikan Pesantren
Dalam hal ini, dapat dijabarkan menjadi tiga bagian, yaitu:
1.      Bidang personalia
2.      Fasilitas fisik
3.      Pengaturan waktu
Dilihat dari segi bahasa yang digunakan pengarang cukup sederhana, sopan, rapi dan teratur dalam penggunaan kata ilmiah yang terdapa pada buku ini. Memiliki penjelasan satu persatu, sehingga para pembaca tidak mengalami kesulitan ketika mempelajari bab demi bab yang ada dalam buku Modernisai Kurikulum Pesantren.
Kelemahan buku ini terletak pada tampilan buku yang kurang menarik dan didalamnya kurang dibubuhi gambar, sehingga kurang menarik untuk dibeli. Dan juga mungkin sedikit sekali peminat dari kaum muda yang ingin membaca buku Modernisasi Kurikulum Pesantren ini.
Hal yang perlu kita petik dari buku Modernisasi Kurikulum Pesantren adalah bagaimana seharusnya kita meningkatkan nilai-nilai pesantren yang ada disekitar kita sebagai sumbangsih pemikiran agar pendidikan di pondok pesantren terus berkembang dengan baik.
Buku Modernisasi Kurikulum Pesantren ini sangat penting, terutama bagi para pembaca yang ingin mengetahui sejauh mana kurikulum yang ada dipesantren atau sebagai gambaran untuk yang akan membangun sebuah pesantren.


Something Error Episode 2 .. siang itu aku ngajar di MD dan aku dikasih kunci sama mbak ku yang cantik . ☺ aku jadi lupa gak balikin ... ...